Halaman Khusus Kritikdan Saran
Laporan Khusus
Facebook Admin Blog
Facebook
Google + Admin
Google +
Privacy Policy I Contact Us I About Us I Sitemap I Facebook I Twitter
Powered by Blogger.
Home » » Cerita Sex Mahasiswa

Cerita Sex Mahasiswa

Friday, September 28, 2012

Cerita Sex Mahasiswa - Nama saya mike… saya ada sedikit pengalaman pribadi yang terjadi 2 tahun lalu… kejadiannya selama 2 hari… so saya mulai sekarang… dan mohon masukannya.. apabila ada salah kata mohon maaf, Kejadian ini terjadi sekitar 2 tahun yang lalu di pertengahan bulan agustus… Saya waktu itu adalah Mahasiswa sebuah Uni ternama di Bandung…

Cerita Sex
Cerita Sex

Cerita Sex Mahasiswa - Saya punya Adik kelas di Sma ternama juga di bandung waktu itu… namanya Tessa… perawakannya lumayan untuk ukuran gadis SMA… kulit nya hitam manis, ukuran Bra 34B, tinggi nya 172cm, beratnya sekitar 55kg… Saya sama nich anak dah kenal sekitar 6 tahun semenjak Saya smp dan dya sd… waktu itu qta pergi ke BSM ber2 naik mobil dya… kita pergi nonton… Awalnya biasa sajah, beli tiket, lalu beli popcorn dan nonton deh… tapi pada saat nonton, saya sengaja ambil kesempatan… karna kebetulan filmnya romantic movie… Saya pegang tangan dya, awalnya dya risih dan bilang “ngapain pegang2″, saya alesan “biar anget ajah, aku kedinginan…”

Lama kelamaan dya merasa lebih risi dan memindahkan pegangan tangan kita ke atas pahanya yang waktu itu dy pake rok mini…
saya pikir kesempatan ke 2, saya langsung manjain diri dan bilang “kok tangan nya di pindah, dingin nich…”, dengan nada judes dya bilang ” pegang ajah lahgi, tangan2 loe…”. setelah dya bilang begitu, saya pikir kesempatan baik… dan akhirnya saya nyosor juga pegang tangan dya… sekitar 10menit kemudian, dya mulai gelisah… karena selain saya pegang tangan dya, saya elus2 paha bagian dalemnya… akhirnya dya merapatkan badanya dan bilang “pelan-pelan dan penuh perasaan yah….!?”, lampu hijau sudah menyala buat saya melakukan lebih… selama 1 jam hampir tangan saya mengusap dan mengelus serta menekan-nekan sesekali ke me**k nya…

Posisi duduk yang tadinya rapat pada paha dan feminim, berubah menjadi posisi duduk yang di angkat dan duduk sila… sesekali pada saat nonton dya mengeluarkan “arrrggghhh…”. suaranya pelan, namun membuat saya bersemangat… dan karena hal itu pun, kami sesekali melakukan ciuman2 kecil… setelah film selesai sekitar jam 22.15… saya anterin dya pulang… rumahnya ga jauh deket BSM… namun di mobil kami melakukan beberapa ciuman dan ungkapan kasih sayank… saya merasa dya mulai merasakan getaran yang belum pernah dirasakan…. sebelum pulang dan sampai di rumahnya, kami sempat berhenti di sebuah halaman gereja, tempat dimana biasanya dya berlatihan paduan suara… kami akrab dengan satpam penjaga gereja, dan kami berikan 20ribu untuk uang rokok, dan parkir smentara…

so, tanpa pikir panjang dan berlama-lama… qta melakukan petting di mobil…
awalnya saya juga ga tau gimana caranya, tapi berjalan dengan waktu dan NAFSU kita berdua merasakan getaran yang hebat dan baru pertama kali bagi kami ber2… tak terasa 1 jam berlalu dan kita bersimbah keringat… namun hanya Petting… setelah itu kami pulang… dan dya berkata” Yank, besok kita jalan lagi ke lembang yah…. tapi kmu ke rumah aku jam 8 pagi ajah, soalnya mami n papi mau ke jakarta”, aku dengan sedikit tanda tanya dalam hati(kapan saya jadian) cuma bilang “iyah, met bobo… makasih buat hari ini… aku puas dan aku sayank kamu…” sebelum saya pulang dengan motor, dya melumat sekali lagi bibir saya dan bilang “Good Nite Honey”….

itu adalah hari pertama pergejolakan NAFSU antara dya dan saya….

hari kedua seperti janji saya ke dya, saya datang ke rumahnya sekitar jam 8 pagi… dya belum bangun, dan saya masuk ke kamarnya dan duduk di sebelahnya… saya tanya ” Gud morning, jadi jalan ke lembang ga….?”, dya cuma bilang “kayaknya meningan di rumah deh, soalnya kata mami ga boleh pegi2…” sedikit kecewa hati saya karena ga bisa melakukan apa yang sudah saya angan-angan kan sewaktu di rumah… lalu saya bilang ” ya sudah, ayank pulang yah….?! “… dya langsung bangun dan bilang ” jangan pulang yank, aku ada sesuatu buat kamu, dah aku persiapkan tadi malam…”… aku di suruh keluar kamarnya dan duduk di ruang keluarga… pada saat itu ada mba yang suka beresin rumah, dan si mba bilang “neng(sebutan buat tuan), saya pamit pulang dulu, rumah sudah beres….” , saya bilang “iya, makasih…”. pikiran jahat mulai muncul, karena tidak ada orang lain di rumah saat itu…

saya teriak “yank… yank… lagi apa…? kok ga keluar2… “, tau2nya dya teriak dari dalem kamar mandi, “yank, ambilin handuk di jemuran donk… aku kedinginan nich…. aku langsung ke jemuran dan ambil handuk, tapi pikset ku mulai berkata “jangan ambil handuknya, kamu masuk ajah ke kamarnya dan teriak klo handuknya di atas ranjang…”. lalu aku ikuti deh pikiran setan ku… ku masuk kamar dya dan teriak ” yank, handuknya aku taruh di ranjang, aku kelluar yah ( pura-pura menutup pintu )…”. tak lama kemudian dya keluar dengan bugil dan aku peluk dari belakang… dya langsung kaget dan terkejut lalu mengambil bed cover dan tiduran di ranjang… dya bilang “mo ngapain…? kok nakal sich….?” aku cuma bilang “mau ‘maen’ dokter2an kayak anak sd….”. dengan wajah memerah dya bilang ” kamu nakal deh, dan dya langsung merebahkan diri dan membuka bedcovernya lalu berkata ” ayank dokter, ga enak badan, tolong periksa yah….”. tanpa pikir panjang mulailah penggerayangan tangan, paha dan badannya oleh saya…

dengan tubuh yang masih basah, ku elap dengan selimut yang ada didekatnya…. detik-detik terasa seperti berhenti… di saat tangan ini menyentuh bagian dadanya, terasa sebuah gumpalan daging dengan puting berwarna merah muda yang menggiurkan… ku elap pelan dan ku pijat bagian dadanya satu per satu… saat dya meronta dan merintih, ku kecup sesekali bibirnya… dan membisikan telingan “makasih sayank…”. permainan kami tidak hanya di situ saja… setelah menciumi dan melihat gumpalan daging di dadanya mengencang, kumulai mengelus dan menjilati bagian paha dalamnya… sedikit rintihan, ahhhhh….. terlontar dari bibirnya…. dan pada saat itu aku melihat sebuah gua keperawanan dengan dinding merah muda dan sedikit semak di bagian luarnya… awalnya ku masukan jari-jari tangan ku dan mencari klitorisnya… setelah ketemu ku cium lubangnya dan kujilati klitorisnya…. sesekali lagi dya bersuara… “ahhhh…. ahhhh… ahhh…. “, dan pada saat dya mengeluarkan suara, keluarlah sebuah cairan hangat… namun cairan itu hanya sedikit dan saya bingung ini air kencing atau maninya…? lalu, saya bilang ke dya” ibu pasien, harus di operasi sama pa dokter…”, sedikit sakit awalnya tapi kalo udah mah pasti enak…. mau kan…?”… tanpa bersuara Tessa hanya menganggukan kepala sajah… dan aku mulai mengarahkan pistolku ke depan gua keperawanannya…. dan aku menghitung ” 1…. 2 ….. 3 ….. “. Cleb….. aku masukan sedikit demi sedikit kepala pistolku, dan mendengarkan erangan demi erangan dari nya…. pada saat sudah masuk semua, ku mulai menggoyangkan sesekali dengan ritme yang cepat…. erangan nya pun semakin kencang dan bersemangat….

hingga akhirnya setelah 20 menit melakukannya, ku mulai nge-crottt di dalam vagina nya dan dya merasa lemas tak berdaya…
dya bilang “yank aku cape… udahan yah…”, aku hanya menjawab “kata dokter harus makan obat kalo dah operasi, biar sehat dan cepet sembuh…. ibu pasien nurutkan ma pa dokter….? dan Tessa pun hanya menganggukkan kepala saja… lalu kutarik lepas pistolku dan ku arahkan ke depan mulutnya… tessa yang wajahnya terlihat lemas, pada saat ada pistolku di depan mulutnya mulai terkaget-kaget… dan aku berkata “buka mulut yah… dokter suapin….”. permainan blow job kami berlangsung 15menitan dan pada saat itu keluarlah cairan kedua ku… mulutnya yang mungil penuh akan mani dari pistolku… dan dya berkata “obatnya ASIN…”. aku hanya tersenyum dan bilang “Aku sayang kamu…”. setelah itu kami tertidur beberapa jam dan aku memandikannya….

hingga saat ini kami masih sering melakukannya, walau dia sudah jadi sama co lain.. tapi tessa tetap bilang diri ku lah yang paling berharga pengalamannya dengan dirinya….

sekian pengalaman saya dengan Tessa… masa lalu dan masa depan tempat pelampiasan NAFSU ini…

No Responses to "Cerita Sex Mahasiswa"

Poskan Komentar